PRESS RELEASE
Press
release adalah tempat untuk memberikan info – info, berita, ataupun kegiatan –
kegiatan yang lainnya melalui siaran pers, media rilis, pernyataan pers atau
rilis video adalah komunikasi tertulis atau direkam diarahkan pada anggota
media berita untuk tujuan mengumumkan sesuatu seolah-olah berita. Biasanya,
mereka dikirim, fax, atau e-mail ke editor penugasan di surat kabar, majalah,
stasiun radio, stasiun televisi, atau jaringan televisi. Press Release
merupakan berita atau informasi yang dibuat oleh praktisi humas (PR/Public
Relations Officer) sebuah lembaga atau organisasi. Menulis siaran pers pada
dasarnya sama dengan menulis berita (news), seperti dilakukan para wartawan.
Oleh karenanya, siaran pers sering diartikan pula sebagai “berita yang dibuat
oleh humas”.
Juli 25, 2014 18:45
§
Penjualan neto konsolidasi tumbuh sebesar 26,5% menjadi Rp34,07 triliun
§
Laba usaha naik 50,0% menjadi Rp4,39 triliun
§
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
naik 34,4% menjadi Rp2,29 triliun
§
Laba per saham menjadi Rp261
Jakarta, 25 Juli 2014
– PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood” atau
“Perseroan”) pada hari ini mengumumkan kinerja keuangan semester pertama untuk
periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2014, melaporkan pertumbuhan
penjualan neto konsolidasi sebesar 26,5% menjadi Rp34,07 triliun dari Rp26,93
triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam hal kontribusi terhadap
penjualan neto konsolidasi, 5 (lima) Kelompok Usaha Strategis (“Grup”)
Perseroan, yaitu Grup Produk Konsumen Bermerek (“CBP”), Bogasari, Agribisnis,
Distribusi dan Budidaya & Pengolahan Sayuran masing-masing memberikan
kontribusi sebesar 44%, 24%, 17%, 7% dan 8 % dari penjualan neto konsolidasi.
Grup CBP yang terdiri dari Divisi Mi
Instan, Dairy, Makanan Ringan, Penyedap Makanan, Nutrisi & Makanan Khusus
dan Minuman mencatat pertumbuhan total nilai penjualan sebesar 23,8%, terutama
didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata serta penjualan dari Divisi
Minuman. Total nilai penjualan Grup Bogasari tumbuh 13,0% disebabkan oleh
kenaikan volume penjualan dan harga jual rata-rata. Grup Agribisnis membukukan
kenaikan total nilai penjualan sebesar 8,3%, terutama didukung kenaikan harga
produk kelapa sawit. Grup Distribusi mencatatkan pertumbuhan total nilai
penjualan sebesar 15,0%, karena peningkatan penjualan Grup CBP. Grup Budidaya
& Pengolahan Sayuran membukukan total nilai penjualan sebesar Rp2,58 triliun
pada semester pertama tahun 2014.
Laba bruto pada periode ini naik 44,8%
menjadi Rp9,36 triliun dari Rp6,46 triliun; dan marjin laba bruto meningkat
menjadi 27,5% dari 24,0%, antara lain karena naiknya laba bruto yang dicatat
oleh Grup Agribisnis dan kontribusi dari Grup Budidaya & Pengolahan
Sayuran. Meskipun terjadi kenaikan beban usaha, laba usaha tumbuh 50,0% menjadi
Rp4,39 triliun dari Rp2,93 triliun, sedangkan marjin laba usaha meningkat
menjadi 12,9% dari 10,9% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba periode
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4%
menjadi Rp2,29 triliun dari Rp1,70 triliun karena naiknya porsi kepentingan
nonpengendali seiring dengan membaiknya kinerja Grup Agribisnis. Marjin laba
bersih naik sedikit menjadi 6,7% dari 6,3%. Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, core profit tumbuh 26,7% menjadi Rp2,25 triliun dari
Rp1,77 triliun pada tahun lalu.
Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief
Executive Officer Indofood, mengatakan: “Kami senang dengan pencapaian
kinerja semester pertama ini dimana kami mampu mencatatkan pertumbuhan
penjualan dan laba bersih yang kuat. Kinerja perusahaan secara organik juga
bertumbuh dengan sehat, didorong oleh meningkatnya kinerja Grup Agribisnis
secara signifikan. Keuntungan Grup Agribisnis meningkat tiga kali lipat
dikarenakan kenaikan produksi dan harga CPO. Perusahaan mampu mempertahankan
kinerja yang baik berkat ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari lima
Kelompok Usaha Strategis yang saling melengkapi.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar